Salon Dalam Terpaan Pandemi

Pandemi Covid-19 telah masuk ke bulan enam sejak bulan Maret 2020, tapi tidak ada tanda bahwa pandemi ini akan berakhir. Selama masa pandemi, salah satu yang dipersyaratkan dalam protokol kesehatan adalah jarak yang cukup untuk menghindari penyebaran penyakit melalui udara dan droplet dari mulut dan hidung.

Selain itu, dalam protokol kesehatan dikurangi kontak dengan orang lain untuk mengurangi penyebaran penyakit melalui kontak orang-ke orang baik langsung maupun tidak.

Terkait larangan kontak dan jarak dekat ini, usaha salon termasuk yang terkena dampak langsung karena kontak dengan klien dilarang oleh protokol kesehatan.

Akibat lanjut dari pelarangan kontak ini, klien nyaris tidak ada. Bahkan untuk sekedar cukur / potong rambut atau keramas, tidak ada. Selain karena pelarangan kontak, orang enggan datang disebabkan perekonomian para pelanggan / klien sedang surut. Usaha salon mengalami masa sulit sebagaimana bisnis lain, omzet terjun bebas hingga level terbawah. Level yang sebelumnya tidak pernah terbayang oleh pelaku usaha di dunia.

SB